TAUSIAH RUTIN PEMERINTAH NAGARI ALAHAN MATI HILIA PERKUAT NILAI KEAGAMAAN DAN KEBERSAMAAN
Pemerintah Nagari Alahan Mati Hilia kembali melaksanakan kegiatan rutin tausiah agama bersama perangkat nagari sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keislaman serta meningkatkan kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tausiah berlangsung dengan penuh khidmat dan diisi langsung oleh Penyuluh Agama dari KUA Kecamatan Simpang Alahan Mati. Pada kesempatan tersebut, tausiah mengangkat tema Kandungan Surah At-Taubah Ayat 36 dan Empat Bulan Hijriah yang Diistimewakan.
Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa Surah At-Taubah ayat 36 mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menjaga diri dari perbuatan zalim dan menghormati waktu-waktu yang dimuliakan Allah SWT. Empat bulan yang diistimewakan dalam Islam yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab, merupakan waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Melalui kajian ini, perangkat nagari diingatkan untuk senantiasa menjaga sikap, memperkuat keimanan, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalankan amanah dan pelayanan kepada masyarakat. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan tausiah rutin ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah antarperangkat nagari.
Pemerintah Nagari Alahan Mati Hilia menyampaikan terima kasih kepada Bapak Penyuluh Agama KUA Kecamatan Simpang Alahan Mati atas ilmu dan nasihat yang telah diberikan. Diharapkan kegiatan tausiah rutin ini dapat terus berjalan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi perangkat nagari.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan dalam menjalankan tugas pemerintahan nagari.